Jangan Pernah Menagih Hutang

Dr. Gus ABM

Lembaga Kajian Hukum Dan Demokrasi (LeM-Demokrasi)

Seorang Ayah berpesan kepada kedua anaknya, tentang dua hal

Pertama, Jangan pernah kamu menagih piutang kepada siapa pun, Kedua, Jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung

Lima Tahun berlalu setelah ayah mereka wafat, Sang Ibu datang menengok anak sulungnya “Wahai Anak Sulungku kenapa kondisi bisnismu demikian?” Si Sulung menjawab; “Saya mengikuti pesan ayah, Bu, Ayah bilang, Saya dilarang menagih piutang kepada siapapun sehingga banyak piutang yang tidak dibayar dan lama-lama habislah modal saya…. terus Ayah juga melarang saya terkena sinar matahari secara langsung dan saya hanya punya sepeda motor, itulah sebabnya pergi dan pulang dari toko saya naik taksi, dan beginilah akhirnya”

Sang Ibu merenung, lalu Sang Ibu pergi ke tempat si bungsu, ternyata si bungsu sekarang menjadi orang sukses

Sang Ibu pun bertanyak “Wahai Anak Bungsuku, hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasiannya?

Si Bungsu menjawab; “ini karena saya mengikuti pesan Ayah, Pesan yang Pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak pernah memberikan hutang kepada siapapun tetapi saya beri sedekah sehingga modal saya menjadi berkah”. Pesan Kedua saya dilarang terkena sinar matahari langsung, karena saya hanya punya motor maka saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup lebih sore”

Mindset atau cara pandang yang berbeda, memberikan hasil yang berbeda pula

Leave a Reply